Penemuan Mayat Masih Tergantung Di Sebuah Kebun Gegerkan Warga Kendaldoyong Petarukan

Pemalang – Masyarakat Desa Kendaldoyong Kec.Petarukan Kab. Pemalang Jawa Tengah, telah digegerkan penemuan mayat Orang meninggal dunia di tengah kebon dengan cara gantung diri, Ka Spk 3 Aiptu Sigit Karyanto bersama Bhabinkamtibmas Bripka Mudiroso dan empat personil Polsek Petarukan serta petugas medis Pukesmas Klareyan setelah menerima laporan mendatangi tempat kejadian. Selasa 29/5/2018

sekira pukul 05.45 wib di sebuah kebun milik Sdr.DASTAM ikut Ds. Kendaldoyong Rt.07/Rw.08, telah ditemukan seorang laki-laki meninggal dengan cara gantung diri, kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh sdr Rosmanah binti Kartijan(S1), umur 50 th, alamat Ds Kendal doyong pada saat hendak berangkat kerja sebagai pembantu rumah tangga, melihat kejadian tersebut S1 kaget dan berteriak dan didengar oleh sdr Kamto bin Wardi(S2) umur 27, alamat Ds. Kendal doyong, selanjutnya S2 melaporkan kejadian tesebut ke perangkat desa dan Bhabinkantibmas Ds. Kendaldoyong yang kemudian dilaporkan ke Polsek Petarukan.

Selanjutnya Anggota SPKT & Piket Reskrim bersama dokter Wendy Puskesmas Klareyan mendatangi TKP, sesampainya di TKP kemudian anggota melakukan TPTKP, dokter dengan dibantu oleh 2 tenaga medis melakukan pemeriksaan terhadap jenazah.

Hasil pemeriksaan korban bernama Slamet bin Kasban, Laki-laki, umur 50 tahun, Buruh, alamat Ds. Kendaldoyong Rt.08/Rw.02 Kec. Petarukan, Kab. Pemalang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah, dan disimpulkan korban meninggal dunia karena gantung diri, hal tersebut ditandai dengan bentuk dan letak simpul tali, mulut mengeluarkan air liur, penis mengeluarkan sperma bercampur darah, dan keluar kotoran dari anus korban. Jelas Dr Wendy

Selanjutnya Petugas dari Kepolisian dan Dokter Pukesmas Klareyan, dengan disaksikan oleh Perangkat desa, dan warga masyarakat, Jenazah diserahkan kepada pihak keluarga utuk dimakamkan dengan semestinya.

Informasi dari keluarga dimungkinkan karena faktor ekonomi, korban gantung diri dengan menggunakan seutas tali tambang plastik warna kuning, panjang 1,5meter, diameter 2mm, simpul tali di leher bagian belakang dgn jeratan menyambung diameter 25cm, jarak kaki dgn tanah ±5cm. Ungkap Aiptu Sigit K

Sumber : Tribrata News Pemalang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Bantuan!
Selamat Datang Di Layanan Whatsapp Resmi Info Pemalang